Peran Ekonomi Biru Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Nelayan Di Kecamatan Sinjai Timur
DOI:
https://doi.org/10.61798/e8hjkv15Keywords:
Ekonomi biru, nelayan, kesejahteraan, pembangunan berkelanjutanAbstract
Ekonomi biru merupakan pendekatan pembangunan daerah pesisir yang menekankan pemanfaatan sumber daya laut secara berkelanjutan guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan menjaga kelestarian ekosistem. Kecamatan Sinjai Timur, dengan garis pantai panjang dan sumber daya laut yang kaya, memiliki potensi besar untuk pengembangan ekonomi biru guna mendukung peningkatan kesejahteraan nelayan. Namun, pola kerja nelayan yang masih tradisional, rendahnya nilai tukar hasil tangkapan, serta terbatasnya teknologi dan akses pasar membuat tingkat produktivitas dan taraf hidup nelayan belum maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran ekonomi biru dalam meningkatkan kesejahteraan nelayan di Kecamatan Sinjai Timur, dengan fokus pada tiga aspek utama, yaitu ekonomi biru sebagai strategi pembangunan daerah, perannya dalam peningkatan nilai ekonomi dan diversifikasi usaha nelayan, serta pentingnya kolaborasi pemerintah dan partisipasi masyarakat dalam implementasinya. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan ekonomi biru dapat mendorong nelayan keluar dari pola kerja subsisten, memungkinkan diversifikasi usaha, serta memberi nilai ekonomi yang lebih tinggi dan berkelanjutan. Kesimpulannya, ekonomi biru dapat dijadikan fokus prioritas dalam pembangunan daerah pesisir, dengan pelibatan aktif nelayan, dukungan kebijakan daerah, dan kerja sama berbagai pihak terkait guna mewujudkan daerah pesisir yang inklusif, sejahtera, dan lestari.
References
Alifa, N. N., & Zahidi, M. S. (2024). Pengembangan Ekonomi Biru Sebagai Strategi Indonesia Menuju Ekonomi Maju. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 38(1), 48–65. https://doi.org/10.52318/jisip.2024.v38.1.4
Fathurrahman, A. (2023). Analisis Pengembangan Desa Pulau (Studi Kasus Di Pulau Burungloe Desa Buhung Pitue Kecamatan Pulau Sembilan Kabupaten Sinjai). UIN Alauddin Makassar Repository.
Kamir, M. A., Alamsyah, R., & Tenriawaruwaty, A. (2024). Strategi Pengembangan Kepiting Bakau Pada Ekosistem Mangrove Di Kelurahan Samataring Kecamatan Sinjai Timur Kabupaten Sinjai. 4, 110–125.
Khoiriyah, A. Z. (2024). Implementasi Ekonomi Biru Di Indonesia. Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA), 8(2), 1331–1356. https://doi.org/10.31955/mea.v8i2.4161
L, M. S. (2022). Pengembangan Infrastruktur Wisata Kuliner Pantai Galesong Berdasarkan Aspek Keberlanjutan. In הארץ (Nomor 8.5.2017).
Nasional, L. K., Indonesia, R., Hariadi, A., Tni, L. M., Ketahanan, L., & Ri, N. (2023). Reformasi pengelolaan aset laut dan pesisir guna mewujudkan ekonomi biru.
Said, F. (2020). Model Implementasi Kebijakan Pariwisata Bahari. Studi Kasus Wisata Bahari Sulawesi Selatan. www.fb.com/cv.seribu.bintang
Yunus, A. R., Budi, S., & Salam, S. (2022). ANALISIS KELAYAKAN LOKASI BUDIDAYA METODE KARAMBA JARING APUNG DI PERAIRAN DESA PULAU HARAPAN SINJAI Feasibility Analysis Location Of Floating Netting Karamba Method In Harapan Sinjai Island Village. Jurnal of Aquaculture Environment, 2(1), 1–5. https://journal.unibos.ac.id/jae/article/view/338/112
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Isma Nawaitul Ihram, Asriani, Indri Nurul Fitriani, Rabiah Aqilah, Heri Irawan, Srianti Permata (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

